Jumat, 13 Maret 2020

konflik India dan Pakistan Memperebutkan Wilayah Kashmir dalam Multi-Track Diplomasi


by Nurlaila
Hubungan Internasional
 
Konflik India dan Pakistan memperebutkan wilayah Kashmir.

Kashmir wilayah yang terletak di perbatasan antara India, Pakistan dan Cina menjadi wilayah yang diperebutkan oleh ketiga Negara,kemudian menjadi wilayah yang berdiri sendiri pada 1947, bertepatan dengan India dan Pakistan yang mendapat kebebasannya dari Inggris Raya pada 15 Agustus 1947. Ketegangan telah tumbuh selama 7 dekade terakhir, dan memanas kembali pasca-India mencabut otonomi khusus Kashmir yang berada di wilayah India. seperti banyak konflik di seluruh dunia, perselisihan tentang Kashmir dimulai dengan kemerdekaan dari kekuatan kolonial. Pada tahun 1947, Britania Raya menyerah kepada rakyat di koloni Indianya dan memberikannya kemerdekaan. Inggris yang mundur meninggalkan dua negara: Uni India sekuler dan Republik Islam Pakistan.

Konflik Kashmir berawal ketika inggris meninggalkan India, kemudian menyerahkan kedaulatannya kepada kedua negara sehingga menjadikan kedua negara tersebut menjadi negara merdeka meskipun keduanya sama-sama masih berstatus sebagai dominion. Pada Agustus 1947, anak benua dibagi oleh Inggris menjadi dua negara merdeka India dan Pakistan, hal ini karena perbedaan yang ada dari organisasiperjuangan Partai Kongres.

Posisi Pakistan sepertinya ingin menjadi The Mother Land  bagi kaum muslim yang tersingkir dari India, akibat tindakan politik golongan Hindu. Oleh karena itu, Pakistan menginginkan Kashmir menjadi negeri yang kuat dalam bidang politik, ekonomi dan militer. Sementara itu, dalam bidang militer, Pakistan telah memiliki kekuatan yang cukup luar biasa dibandingkan dengan negara-negara Asia Selatan lainnya. Hal ini pula yang menyebabkan Amerika Serikat beserta sekutunya dan Rusia merasa berkepentingan untuk menundukkan kekuatan Pakistan di Asia (Santoso, 2007). Sehingga dengan  bergabungnya Kashmir ke Pakistan, membuat negara-negara adikuasa di dunia memandang Pakistan sebagai cikal bakal negara dengan kekuatan militer yag patut disegani, yang nantinya mengakibatkan semakin sempitnya ruang gerak negara-negara adikuasa (terutama Amerika Serikat) untuk mengendalikan laju kehidupan dunia. Kashmir yang memiliki wilayah rangkaian Pegunungan Himalaya, juga memiliki arti penting bagi India yaitu sebagai basis pertahanan dimana sebenarnya wilayah Khasmir berbatasan dengan negara-negara besar. Dengan menguasai wilayah Kashmir maka kekuatan pertahanan India terhadap Pakistan dan Cina utamaya, akan semakin menguat. Karena posisi Kashmir yang menjadi salah satu pintu masuk negara-negara  perbatasan ke India. Begitu juga sebaliknya bagi Paskistan, yakni untuk pertahanan kekuatan militer Pakistan.

Jika dimasukkan kedalam beberapa track diplomasi maka kasus yang saya angkat tergolong kedalam track 4 yaitu negara dimana negara disini sangat berperan dalam konflik kashmir yaitu india pakistan dan amerika  serikat juga sangat berperan dalam perebutan wilayah dimana dengan menguasai wilayah kashmir maka kekuatan pertahan india terhadap pakistan dan cina utamanya,akan semakin menguat,akan tetapi jika Ekonomi India bisa berjalan dengan lancar apabila Khyber-pass dikuasainya. Ini berarti distribusi produk-produk ke Rusia, Asia Tengah dan Afganistan lebih mudah. Begitu juga bagi Pakistan, Kashmir memiliki arti penting dalam bidang  perekonomian dan kemakmuran bagi masyarakat Pakistan, khususnya di wilayah Pakistan barat. Jika saja Kashmir jatuh ke tangan negara lain, dapat dipastikan bahwa 19  juta hektar area persawahan yan terdapat di Pakistan barat akan terancam. Selain itu, bagi agama Hindu, Kashmir adalah tempat yang bersejarah.meminta pemerintah india memberikan referendum otonomi konstitusi sebagai bentuk perjanjian antara kashmir dengan india.kashmir diperebutkan antara india dan pakistan setelah melalui total empay perang antara pakistan dan india ,dan perang antara china-india kerusuhan dan perseteruan yang disebabkan kelompok militan juga tidak pernah benar-benar berakhir di wilyah tersebut.

Masyarakat yang terlibat  yaitu masyarakat kashmir itu sendiri dimana masyarakat tersebut ingin memerdekakan diri dan mempertahankan kedudukan wilayahnya akan tetapi menteri luar negri pakistan berencana mendekati negara indonesia dan polandia yang kini menjadi anggota tiidak tetap Dk  PBB untuk mendukung islamabad membawa isu tersebut,kemudian status istimewa yang telah diterapkan selama tujuh dekade itu memberikan kewenangan pemerintah otonomi kashmir untuk membuat aturan hukumsecara mandiri.kemudian pakistan mengecam pencabutan status otonomi kashmir tersebut,bahkan mengancam akan mengusirduta besar india di pakistan.mulailah para militan bangkit di wilayah kashmir di bawah di bawah kepemimpinan india menginginkan kemerdekaan kelompoknya.